Minggu, 19 Desember 2010

POKOK BAHASAN PALEONTOLOGI DALAM ILMU GEOLOGI

Omri Fuji Panotari
 270110090114

Dalam cabang ilmu geologi, umumnya paleontologi yg di bahas kelompok invertebrata, yaitu :

1. Phylum Protozoa
2. Phylum Porifera
3. Phylum Brachiopoda

4. Phylum Coelenterata
5. Phylum Mollusca
6. Phylum Arthropoda
7. Phylum Echinodermata

Cara Hidup Makhluk hidup

1. Mutualisme
    Hubungan dengan makhluk lain saling menguntungkan

2. Parasitisme
    Hubungan dengan makhluk lain dimana yang satu untung dan yang lain rugi 

Tempat Hidup / Lingkungan :

1. Benthos > Di dasar laut
- Secyl = menempel pada benda mati & tidak berpindah- pindah
- Vagyl = di dasar laut & berpindah-pindah

Sabtu, 18 Desember 2010

Paleontologi

Ridwan Badari
270110090115


Definisi Paleontologi
Paleontologi berasal dari bahasa yunani, yaitu paleon yang berarti tua atau yang berkaitan dengan masa lalu ontos berarti kehidupan dan logos yang berarti ilmu atau pembelajaran, atau di pihak lain menyebutkan bahwa paleontology adalah juga paleobiologi ( paleon = tua, bios = hidup, logos = ilmu ) jadi paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sejarah kehidupan di bumi termasuk hewan dan tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil.

Di dalam paleontologi ini, kita akan mempelajari tentang hewan dan tumbuhan yang hidup di masa lampau yang kini bisa kita lihat melalui fosil-fosil dan peninggalan lainnya. Berbeda dengan mempelajari hewan atau tumbuhan yang hidup di jaman sekarang, paleontology menggunakan fosil sebagai sumber utama peneliti, yang artinya ini akan sangat sulit untuk di pelajari. Data yang kita peroleh saat ini merupakan data-data hasil penelitian selama berpuluh-puluh tahun.
Ruang lingkup paleontology
Paleontology menggunakan fosil sebagai sumber utama peneliti, otomatis di dalam paleontology ini kita akan berkecimpung dengan banyak fosil-fosil hewan maupun tumbuhan. tanaman adalah salah satu organisme yang berlimpah dan beragam di Bumi, dengan lebih dari 250.000 spesies yang dikenal. Tanaman memiliki dinding sel yang kaku di setiap sel dan menghasilkan makanan mereka sendiri dengan menangkap energi cahaya pada pigmen seperti klorofil. Tanaman mengubah energi ini menjadi gula, pati, dan makanan lain yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup. Beberapa fosil yang tampak dari tanaman kembali ke Ordovisium (Pertama dikenal terjadinya fosil), tapi tidak diragukan lagi kejadian pertama berasal dari fosil tanaman Akhir Silur.